Bila Tulang Mudah Patah Bagian 2

Posted on

sat-jakarta.com – Bila ditemui ciri-ciri OI pada seorang anak, umumnya dokter umum/dokter anak akan merujuk ke dokter ortopedi anak atau endokrinologi anak. Setelah memeriksa kondisi anak, dokter yang bersangkutan, akan mewawancarai orangtua mengenai riwayat patah tulang yang ada dalam keluarga. Untuk melihat kelainan struktur tulang yang menunjukkan adanya OI bisa dilakukan pemeriksaan foto sinar X (rontgen) atau BMD (Bone Mineral Density).

Karena bersifat genetik, penyakit OI tidak bisa disembuhkan dan akan berlangsung seumur hidup. Oleh sebab itu, penanganan OI berprinsip pada tiga hal. yaitu (1) meminimalkan kejadian patah tulang sehingga kemungkinan kecacatan dapat dihindari. (2) memaksimalkan gerak tubuh dan fungsinya. (3) kesehatan anak secara umum terus dipantau. Penanganan OI yang berprinsip pada tiga hal ini sejak dini, akan membuat anak tumbuh seperti anak lainnya.

Minimalkan Kecacatan

Bila muncul kelainan tulang akan dilakukan koreksi struktur dan kerapatan tulang sebelum pubertas sehingga anak tumbuh lebih sehat hingga dewasa. Penanganan kondisi patah tulang pada penderita OI ditangani oleh ortopedi bedah anak dan endokrinologi anak. Umumnya stabilisasi pada patah tulang dilakukan dengan pemberian logam di dalamnya atau juga pemberian gips untuk membungkus tulang yang patah.

Untuk memperbaiki fungsi anggota tubuh yang mengalami patah tulang atau untuk membantu mencegah terjadinya patah tulang, dapat dilakukan terapi ­ sik dan okupasi. Penderita OI tidak boleh ditangani oleh pihak yang bukan ahlinya, seperti ahli patang tulang tradisional. Sebab, ini bukan patah tulang biasa. Kondisi patah tulang pada penderita OI berisiko menyebabkan pertumbuhan tulang anak menjadi terganggu serta mengalami kelainan bentuk (deformitas).

Yang paling dikhawatirkan dari kelainan ini adalah kecacatan permanen dan kematian akibat kegagalan pernapasan dan trauma kecelakaan akibat penanganan yang salah. Penanganan tepat yang dilakukan sebelum masa pubertas, umumnya akan membuat penderita OI bisa tumbuh baik. Meskipun anak tampak bertubuh pendek, ia bisa bersekolah dan bersosialisasi dalam pergaulan. OI tidak akan memengaruhi IQ dan EQ. Harapan hidup penderita OI besar bahkan sampai ia dewasa dan memiliki keturunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *