PDES Gencar Ekspansi ke Wilayah Regional

Posted on

PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) atau dikenal dengan Panorama Destination berupaya memacu kinerja di sisa tahun ini. Perusahaan yang menawarkan paket tour ini juga membuka jaringan kawasan regional. Corporate Secretary PT Destinasi Tirta AB Sadewa mengungkapkan, Juli lalu, pihaknya baru meresmikan cabang di Malaysia. Tahun 2017, perusahaan juga membuka cabang di Singapura. “Kami akan ekspansi ke Vietnam, Filipina dan Thailand. Kami ingin memberi pilihan bagi wisatawan mancanegara untuk dapat mengunjungi negara-negara dikawasan Asia Tenggara,” kata Sadewa, Selasa (25/9).

Di dalam negeri, anak usaha usaha PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) ini memiliki tujuh cabang, yaitu di Jakarta, Medan, Yogyakarta, Lombok, Bali, Labuan Bajo dan Makassar. PDES masih optimistis dengan pertumbuhan penjualan paket wisata hingga akhir tahun nanti yang dijajakan di dalam negeri. Sebagai gambaran, tahun lalu, PDES menjaring 250.000 wisatawan asing ke Indonesia. “Di akhir tahun ini, kami targetkan pertumbuhannya 15%-20%,” tutur dia. PDES memang harus bekerja keras memacu kinerja. Semester I-2018, pendapatannya hanya naik 0,16% yoy menjadi Rp 213,98 miliar.

Laba bersih turun 49% yoy menjadi Rp 2,19 miliar. Menurut Sadewa, penurunan laba cukup drastis, karena perusahaan merogoh biaya besar untuk ekspansi di Malaysia. Selain itu, penjualan paket wisata turun karena efek erupsi Gunung Agung dan gempa di Lombok. Dia berharap ada perbaikan kinerja pada semester kedua. Tapi, dia belum mau merinci target pendapatan dan laba di akhir 2018. Yang jelas, PDES sudah menjalankan strategi untuk menggenjot kinerja di sisa tahun ini.

Perusahaan memperbanyak layanan tour bagi wisatawan asing. “Sebab, jumlah kunjungan dari Eropa, AS dan Kanada biasanya tumbuh besar di periode ini,” kata Sadewa. Analis Semesta Indovest Aditya Perdana Putra menilai, sektor pariwisata cukup menarik. Ekspansi yang dilakukan PDES dengan menggarap pasar ASEAN dinilai positif bagi prospek perseroan. Tapi, karena saham PDES kurang likuid, Aditya menyarankan wait and see perbaikan signifikan kinerja di semester kedua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *