Membangun Banyak Anak Usaha dan Menembus Pasar Internasional

Posted on

Ramesh Juneja semakin menggeliat membangun Mankind Pharma. Ia terus mengagendakan sejumlah ekspansi. Ada beberapa anak usaha Mankind yang dibangun Ramesh. Ia juga menembus pasar internasional, yakni pasar Asia seperti Sri Lanka. Tidak berpuas diri, Ramesh juga ekspansi hingga ke pasar Amerika Serikat. Langkah ini membuat dirinya layak disebut miliarder. Kekayaannya terus melonjak. Diperkirakan kekayaannya mencapai sekitar US$ 1,8 miliar.

MEMIMPIN Mankind Pharma, Ramesh Juneja memang cukup berhasil. Meski menghadapi persaingan yang ketat di industri farmasi India Ramesh berhasil membawa Mankind menjadi salah satu pemain besar di sektor tersebut. Ramesh juga berani melakukan sejumlah ekspansi yang membuat perusahaan tersebut secara bertahap merangsek ke papan atas persaingan Kebiasaan ekspansi Mankind Pharma terutama banyak terjadi setelah tahun 2005. Tahun 2006, misalnya, mereka banyak meluncurkan produk baru guna masuk ke sejumlah segmen pasar yang belum dimasuki sebelumnya. Di antaranya adalah dengan merilis sederetan merek obat baru untuk dijual di pasar obat bebas.

Tak cuma itu, Ramesh juga mulai rajin memperluas diversi? kasi bisnis dengan membentuk anak usaha. Pada tahun yang sama, Mankind langsung mendirikan dua anak usaha untuk memperluas akses dari produknya yakni Future Mankind dan Vet Mankind. Tahun berikutnya, nama Mankind Pharma semakin diperhitungkan di industri farmasi India. Perusahaan tersebut mulai masuk di jajaran sepuluh besar perusahaan obat-obatan di negara tersebut.

Tak cuma dari sisi produksi dan angka penjualan, puluhan produk racikan Mankind Pharma pun masuk di jajaran obat paling populer di sejumlah segmen. Capaian tersebut rupanya belum membuat Ramesh puas diri. Dengan melihat potensi pasar yang masih besar, langkah ekspansi pun terus ia lakukan. Pada tahun 2009, Mankind Pharma mendirikan salah satu pabrik obat cair terbesar dan termodern di India.

Hal ini tentu makin memanaskan persaingan di bisnis tersebut. Langkah ekspansi pun dilanjutkan pada tahun 2010. Saat itu, Ramesh mendirikan anak usaha baru Mankind yakni Pet Mankind. Di tahun yang sama, Ramesh mulai membawa perusahaannya bersaing di pasar ekspor dengan Sri Langka menjadi tujuan pertama. Mankind Pharma juga juga meresmikan pusat riset dan pengembangan pada saat itu.

Perusahaan tersebut juga mengakuisisi merek Longifene dari pemain farmasi asal Belgia. Ditambah sejumlah produk baru, Mankind Pharma semakin menapaki tangga menjadi pemain farmasi terbesar kedelapan di India. Pada tahun-tahun berikutnya, salah satu fokus ekspansi Mankind Pharma adalah perluasan pasar internasional. Sejumlah negara baru mulai dimasuki secara bertahap. Tak cuma di Asia, langkah ekspansi pemasaran Mankind Pharma juga mulai menyebar ke Afrika, Eropa Timur, hingga Amerika Latin.

Langkah besar bahkan dilakukan pada tahun 2017. Ramesh mulai membawa perusahaannya masuk ke pasar Amerika Serikat (AS) yang terkenal ketat. Ia tetap percaya diri mengarungi bisnis di negara tersebut, meski sejumlah pihak menilai, langkahnya terlambat dibandingkan sejumlah perusahaan farmasi India lain yang sudah lebih dulu mencicipi bisnis di sana. Sejumlah pengembangan yang dilakukan pun membuat Mankind Pharma terus tumbuh dua digit tiap tahunnya. Secara rata-rata, pendapatan perusahaan tersebut naik 18,1% dalam lima tahun terakhir. Pada tahun ? skal yang berakhir di 2017, Mankind Pharma berhasil meraup pendapatan sebanyak Rs 44,5 miliar.

Lewat sejumlah ekspansi, Ramesh berhasil membawa Mankind Pharma menjadi salah satu pemain terbesar di indsutri farmasi. Di saat yang sama, ia pun berhasil menyandang status sebagai miliarder. Dengan belum berhentinya rencana ekspansi Mankind Pharma, bisa jadi kekayaannya akan mencapai US$ 1,8 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *